Bayern Munchen Hantui Pemain Muda Chelsea Ini

Callum Hudson-Odoi

Sejatinya Chelsea hampir tidak akan mendapatkan Callum Hudson-Odoi kembali setelah sang pemain bersedia pindah ke Bayern Munchen dalam musim ini. Hingga kemudian Frank Lampard hadir menjadi pelatih baru Chelsea.

Pemain muda the Blues tersebut sebelumnya sudah setuju dengan pembicaraan secara pribadi terkait perpindahannya ke Bayern Munchen. Namun, hal tersebut tidak jadi dilakukan setelah Frank Lampard sukses membuatnya bertahan di Stamford Bridge. Sampai musim ini, Hudsoi-Odoi memang belum bermain di bawah Lampard setelah dia mendapat cedera tendon Achilles saat memperkuat tim berhadapan dengan Burnley.

Di sisi lain, hal itu tidak menyurutkan niat Bayern untuk tetap mendekati winger dari Inggris ini. Padahal, The Blues sudah menolak tiga penawaran dari klub Bundesliga pada bulan Januari lalu. Bayern kembali dengan memberikan penawaran untuk keempat kalinya sekitar 22,5 juta Poundsterling. Tetapi, tetap saja ditampik Chelsea.

Saat ini, Callum Hudson-Odoi sudah resmi mendapatkan kontrak baru selama lima tahun ke depan di Stamford Bridge yang diyakini akan menghabiskan sekitar 100 ribu Pounds tiap minggunya.  Dari beberapa media setempat, disebutkan jika Hudson-Odoi sudah setuju dengan persyaratan yang sebelumnya mereka bicarakan dengan Munchen sebelum transfernya kemudian mundur. Pihak klub Bundesliga tersebut, yakni Hasan Salihamidzic, mengaku masih sangat berpeluang untuk mendapatkan pemain 18 tahun itu.

Hingga kini, pria dari Bosnia tersebut mengungkapkan rasa kecewa dan penyesalannya dengan cara mereka mendapatkan Hudson-Odoi. Namun, Salihamidzic mengaku ada hal lain yang membuat mereka melakukannya. “Namun, saya cukup kritis mengatakannya, kami dapat mendapatkan pemain ini dengan cara yang lebih baik lain,” ucapnya.

Bayern memang ingin mendapatkan pemain muda Chelsea itu setelah Arjen Robben dan Franck Ribery  diyakini akan menyudahi kontrak mereka di Allianz Arena. Kedua pemain senior tersebut akan pergi dari klub Jerman ini.

Sebelumnya, mereka menjadi pemain andalan Bayern selama ini, dan setelah mereka akan menyudahi karirnya di Jerman, klub ini harus berusaha mendapatkan penggantinya. Salihamidzic sempat disinggung soal kemungkinan mereka akan mendapatkan Philippe Coutinho dan Ivan Perisic sampai bursa transfer di Eropa usai.

“Saya tidak masalah dengan kritikan tersebut, asalkan sesuai dengan fakta dan apa yang akan lakukan. Kami bertugas dengan melakukannya tenang di tengah semua hal yang sulit. Keputusan terburuk dalam dunia bola didapat saat panik dan terburu-buru. Kami akan melakukan yang terbaik demi mendapatkan pemain terbaik dan lebih baik ke depannya,” ucapnya lagi.