Luis Suarez Salahkan Diri dan Tim Atas Kekalahan Barcelona

Luis Suarez

Luis Suarez mengungkapkan kekesalannya pada rekan setimnya di Barcelona setelah mereka pulang dengan kekalahan saat melawan Liverpool di babak semifinal Liga Champions musim ini.

Penyerang Barcelona yani Luis Suarez begitu murka karena timnya kalah dengan cara yang sangat tidak masuk akal. Melawan Liverpool, Suarez menilai jika satu timnya bermain dengan cara bertahan ketiak mereka tidak berhasil menekan laju Divock Origi yang memberikan gol penentu dalam laga yang dihelat di Anfield tersebut.

Padahal sebelumnya, Barcelona sudah bertengger dengan aman di klasemen atas setelah meraih kemenangan telak dalam putaran awal babak semifinal Liga Champions dengan skor 3-0 di Camp Nou pada minggu lalu.

Akan tetapi, tim dari asuhan Jurgen Klopp tersebut tampil dengan ganas di kandang mereka dengan kemenangan yang tak terduga yakni skor akhir 4-0 dan meraih satu posisi menuju babak final di Madrid yang rencananya dihelat pada tanggal 2 Juni. Mereka akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur atau Ajax.

Barca vs Liverpool

Gol awal dari laga ini dicetak oleh Divock Origi ditambah dua gol dari Georginio Wijnaldum yang menjadikan The Reds tampil buas dengan skor agregat sebelum kemudian Alexander Alexander menciptakan gol di sisa laga yang tinggal 11 menit lagi. Hal ini menjadikan Barcelona tak berkutik, bahkan terkesan diam saat Origi kembali menciptakan gol keduanya.

Dengan kegagalan tersebut, Barca resmi terdepak dari Liga Champions musim ini untuk kedua kalinya setelah sebelumnya gagal karena kalah dari Roma di babak perempat final musim lalu walau sudah sempat menang dengan skor 4-1 di markas sendiri pada laga awal.

Luis Suarez mengaku kecewa dengan penampilan Barcelona yang kembali harus kalah mendapat astu tempat di final Liga Champions musim ini.

“Kami begitu sedih, saya sangat terluka. Saya menyalahkan diri saya dan tentunya semua pemain harus melihat kemampuannya kembali. Ini sudah dua kali kami alami,” ucap Suarez.

“Kami harus berbenah dan kembali berada di jalur kemenangan karena sudah melakukan kesalahan yang sama selama dua tahun ini. Kami harus dapat memperbaiki semuanya dan kembali menjadi klub yang tangguh dan ditakuti.” Lanjutnya.

Suarez kembali mengatakan jika kesalahan dalam satu menit kebobolan dua gol membuat mereka seperti tidak memiliki kemampuan sebagai pesepakbola dunia. “Pelatih tidak perlu dikritik, kami adalah pihak yang seharusnya meminta maaf,” tutup pemain 32 tahun itu.